© Carson Ganci on Pinterest

Hari Raya Natal dan momen Natal mungkin menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu tiap tahun. Bukan hanya oleh orang Kristiani sebagai pemilik makna religius, tapi juga oleh banyak pihak karena memang kemeriahan dan sukacitanya mudah membuat orang larut di dalamnya. Natal juga secara kebetulan hadir di setiap akhir tahun, dimana biasanya banyak orang melepaskan emosi dan kepenatan dalam satu tahun. Pasar, pelaku bisnis, dan pemangku kebijakan pun tidak mau ketinggalan untuk larut dengan menjadikannya momentum untuk agenda-agenda yang berbau kapitalistik dan bersifat konsumerisme yang juga semakin membuatnya menyilaukan. …


Aku menyukaimu,
Aku menyukai paras cantikmu
Aku menyukai sifat dan tutur lembutmu
Aku menyukai gelagat anggun dan gemulaimu
Aku menyukai goresan senyum indah di wajahmu

Tapi aku mencintaimu,
Aku mencintai gaya naif dan kekanak-kanakanmu
Aku mencintai keangkuhanmu
Aku mencintai keras kepalamu
Aku mencintai sejuta ragu dan ketakutanmu
Aku mencintai kerapuhanmu

Aku menyukaimu, tapi aku
mencintaimu.


© secretinvader on Reddit

By the end of 2019, a lot of people were eager to greet the year of 2020 when some big and important events would occur.

Brexit were about to happen. Some countries were about to have important elections. Sporting events — some of them are large-scaled like Euro 2020 and Tokyo Olympics 2020 — were about to take place in the first double digit year since 101 years.

Little did we know that we’d all taken by surprise by something that’s actually already emerging in the late 2019.

Welcoming the new year, we all feared of the threat and the…


Agustus tanggal 17, satu hari yang banyak orang nanti-nantikan. Entah itu untuk hal-hal bersifat seremonial yang bertambah arti dari hari-hari biasa, untuk pesta-pesta rakyat yang kulturistik dan meriah, atau mungkin hanya untuk sekedar momen beristirahat dari aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Agustus tanggal 17, harusnya dijadikan momen tahunan untuk kita semua. Momen tahunan untuk melakukan refleksi atas keseharian kita yang seharusnya selalu kita anggap sebagai upaya dalam mengisi kemerdekaan yang dihadiahkan bagi kita.

Momen untuk melakukan refleksi tentang seberapa jauh sesungguhnya kita sudah melangkah sebagai bangsa, atau jangan-jangan kita hanya disitu-situ saja?

“Merdeka hanyalah suatu jembatan” -Ir. Soekarno.

3/4 abad sudah…

Aloysius AS

I write so my knowledge shall become wisdom.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store